Assessment (Penilaian) adalah hal yang sangat penting dalam pendidikan. Menurut Trianto, penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. Penilaian juga dapat dikatakan sebagai evaluasi pembelajaran baik untuk peserta didik maupun untuk pendidik yang dilakukan secara sistematis.
Assessment (Penilaian) dibagi menjadi dua macam, yaitu:
Assessment (Penilaian) dibagi menjadi dua macam, yaitu:
- High Stake Assessment adalah salah satu bentuk penilaian untuk standar kriteria, dimana dalam penilaian ini menentukan kelulusan, seperti SBMPTN atau tes TOEFL, IELTS, dan lain-lain.
- Low Stake Assessment adalah salah satu bentuk penilaian dimana tidak menentukan kelulusan, hanya untuk mengetahui hasil belajar seperti ulangan harian.
Acuan penilaian nasional dibagi menjadi dua, yaitu :
- PAN (Penilaian Acuan Norma) adalah penilaian yang lebih mengarah kepada segi afektif dari peserta didik.
- PAK (Penilaian Acuan Kriteria) adalah penilaian yang lebih mengarah kepada segi kognitif dan psikomotorik peserta didik.
Jenis - Jenis Penilaian terbagi menjadi tiga, yaitu :
- Berdasarkan tujuan (objektivitas)
- Diagnostic Assessment merupakan tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan analisis siswa, biasanya berbentuk two tier diagnostic test atau three tier diagnostic test.
- Summative Assessment merupakan tes yang digunakan diakhir pembelajaran, seperti UTS atau UAS.
- Formative Assessment adalah tes yang dilakukan untuk mengetahui pengetahuan (hasil belajar) peserta didik di setiap bab (materi pembelajaran). Tes formatif meliputi adanya feedback dari guru terhadap hasil belajar peserta didik. Namun Formative Assessment dapat dikatakan sebagai Summative Assessment jika tes yang dilakukan merupakan bagian dari beberapa bab (materi pembelajaran).
- Berdasarkan hasil belajar (learning outcomes)
- Performance contohnya seperti praktikum
- Knowledge contohnya seperti tes tertulis
- Berdasarkan respon peserta didik
- Structure Response , yaitu hanya ada satu jawaban yang harus dijawab seperti pilihan ganda
- Free Response , yaitu jawaban bersifat flexible seperti soal essay
Langkah - langkah pembuatan soal dalam penilaian :
- Tentukan tujuan
- Tetapkan indikator
- Selecting appropriate assesment task
- Preparing relevant assesment task
- Assembling the assesment
- Administring the assesment
- Appraising the assesment
- Using the results
Terdapat beberapa indikator yang dibutuhkan untuk analisis penilaian, dimana idnikator tersebut memiliki rumus sesuai dengan model penilaian yang dilakukan. Indikator yang dibutuhkan untuk analasis penilaian terdiri dari:
- Validitas atau ketepatan, yaitu alat pengukur hasil belajar yang dapat mewakili keseluruhan konsep atau materi.
- Reliabilitas atau ketetapan, yaitu tingkatan dimana suatu tes terus-menerus diukur apapun tes yang diukurnya.
- Pengecoh, adalah suatu pola yang menggambarkan bagaimana siswa menentukan pilihan jawabannya terhadap kemungkinan jawaban yang telah dipasangkan pada setiap buti item pengecoh.
- Daya Pembeda, adalah suatu pola yang bertujuan untuk membedakan siwa tergolong pandai dan siswa tergolong lemah.
Comments
Post a Comment